Analisis Peran Notaris dalam Pembuatan Akta Autentik pada Kantor Notaris Khairul Anwar Nasution, S.H

Yeltriana Yeltriana(1), Ismed Batubara(2), Muhammad Hizbullah(3),


(1) Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, Indonesia
(2) Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, Indonesia
(3) Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.34007/jlpr.v4i1.1149

Keywords


Notaris; Akta Autentik; Kepastian Hukum; Kewenangan Notaris; Pembuktian

Full Text:

PDF

References


Adjie, H. (2021). Hukum notaris Indonesia: Tafsir tematik terhadap Undang-Undang Jabatan Notaris. Bandung: Refika Aditama.

Anshori, A. G. (2018). Lembaga kenotariatan Indonesia: Perspektif hukum dan etika. Yogyakarta: UII Press.

Budiono, H. (2015). Kumpulan tulisan hukum perdata di bidang kenotariatan. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Harahap, M. Y. (2017). Hukum acara perdata tentang gugatan, persidangan, penyitaan, pembuktian, dan putusan pengadilan. Jakarta: Sinar Grafika.

Ibrahim, J. (2019). Teori dan metodologi penelitian hukum normatif. Malang: Bayumedia Publishing.

Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 3.

Indonesia. (1847). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek voor Indonesië). Staatsblad Tahun 1847 Nomor 23.

Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 117, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4432.

Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 3, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5491.

Ikatan Notaris Indonesia. (2015). Kode Etik Notaris Hasil Kongres Luar Biasa Ikatan Notaris Indonesia. Jakarta: Ikatan Notaris Indonesia.

IRAC. (2020). Metode penelitian hukum dan penulisan hukum. Jakarta: Sinar Grafika.

Kie, T. T. (2020). Studi notariat dan serba-serbi praktik notaris. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.

Lumban Tobing, G. H. S. (1999). Peraturan jabatan notaris. Jakarta: Erlangga.

Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (Edisi revisi). Jakarta: Kencana.

Mertokusumo, S. (2019). Hukum acara perdata Indonesia. Yogyakarta: Liberty.

Muhammad, A. K. (2017). Hukum perdata Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Nico. (2018). Tanggung jawab notaris selaku pejabat umum. Yogyakarta: Center for Documentation and Studies of Business Law.

Salim HS. (2019). Teknik pembuatan akta satu: Konsep teoritis, kewenangan notaris, bentuk dan minuta akta. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Satrio, J. (2018). Hukum perikatan: Perikatan yang lahir dari perjanjian. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Sjaifurrachman, & Adjie, H. (2011). Aspek pertanggungjawaban notaris dalam pembuatan akta. Bandung: Mandar Maju.

Subekti, R., & Tjitrosudibio, R. (2022). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek). Jakarta: Pradnya Paramita.

Tan Thong Kie. (2013). Studi notariat dan serba-serbi praktik notaris. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.




DOI: https://doi.org/10.34007/jlpr.v4i1.1149

Article Metrics

Abstract view : 102 times
PDF - 84 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Journal of Law & Policy Review

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Journal of Law & Policy Review

Publisher: Mahesa Research Center

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Public License